Gombong, 25 Juni 2021

Setelah sukses dengan karya perdana membuat mobil listrik tenaga surya yang diberi nama SPECTRE. Siswa-siswa program internasional yang tadinya masih duduk di bangku kelas X dan sekarang naik kelas XI membuat gebrakan baru dengan mengadakan pelatihan pembuatan desain 3D. Pelatihan ini merupakan bagian dari pembelajaran entrepreneurship di sekolah menengah atas. Siswa dilatih untuk meng-handle kegiatan pelatihan 3D dengan professional.

Siswa-siswi yang tergabung dalam kelas internasional SMA Muhammadiyah Gombong tidak berhenti di satu kegiatan yang mengejutkan banyak orang. Kali ini mereka mengadakan program pelatihan desain 3D untuk umum. Meskipun baru kelas XI SMA, mereka sudah mahir dalam membuat 3D modelling, dan bahkan berani untuk membuka pelatihan berbayar, hal ini tentunya adalah salah satu bukti bahwa di era pandemi seperti saat ini siswa SMA Muhammadiyah Gombong masih tetap produktif dan aktif dalam kegiatan dan belajar.

“Di saat banyak terdapat keterbatasan, di situ momentum kita untuk berlari lebih kencang; karena itu adalah usaha untuk membentuk mental entrepeneurship masa depan dengan banyaknya distrupsi teknologi. Misalnya artificial intelligence di mana peran manusia sebagai tenaga kerja akan berkurang dan perlahan digantikan oleh robot”, demikan di sampaikan langsung oleh alumni, founder International Program sekaligus tim innovator SMA Muhammadiyah Gombong – Rashif Arka Muhammad S.Si., M.B.A. Arka juga menambahkan: “International Program bukan kelas bahasa atau program yang mendewakan bahasa asing, justru kita memanfaatkan pengetahuan berbahasa untuk dapat memahami jurnal-jurnal ilmiah baik sains maupun sosial yang kebanyakan diterbitkan berbahasa asing, kemudian menerapkan sains dan sosial terapan (applied science), sehingga skill dan insight siswa bisa meningkat”.

Semoga keaktifan siswa tersebut bisa menginspirasi siswa – siswi di sekolah Muhammadiyah serta siswa sekolah umum lainnya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.